Cara Menjadi Agenstok HNI HPAI Halal Mart

Agenstok HNI HPAI Halal Mart
Agenstok HNI HPAI Halal Mart

Cara Menjadi Agenstok HNI HPAI Halal Mart – Inilah cara termudah bagi Anda yang ingin membuka bisnis herbal Halal Mart yang menjual produk-poduk HNI HPAI.

Cara mendaftar menjadi Agenstok HNI atau stokis ini, khusus bagi Anda yang ingin bergabung menjadi Agen atau member HNI sekaligus membuka toko Halal Mart di rumah atau di tempat usaha Anda.

Anda bisa jual obat herbal online produk-produk HNI atau secara offline yang bisa dilakukan cukup dirumah.

Halal Mart atau Agenstok adalah ujung tombak dalam pendistribusian produk HNI HPAI karena berinteraksi langsung dengan agen / konsumen. Dengan menjadi agenstok, proses perkembangan bisnis Anda sebagai agen / member akan lebih cepat.


Cara Menjadi Agenstok HNI HPAI Halal Mart

Keuntungan Menjadi Agenstok HNI HPAI Halal Mart

Potensi keuntungan membuka usaha bisnis Halal Mart yang menjual produk HNI HPAI sangatlah besar.

Anda dapat menjual beragam produk herbal berkualitas sekaligus mengajak orang-orang terdekat atau siapa saja menjadi bagian dari tim Anda.

Peluang untuk mengajak orang untuk bergabung menjadi bagian dari HNI akan lebih mudah karena terlihat bukti fisik dari usaha bisnis Anda oleh orang-orang sekitar, berupa spanduk Halal Mart di depan rumah.

Anda pun memiliki stok produk yang bisa Anda jual kepada Agen HNI lainnya atau siapa saja yang sudah bergabung menjadi member atau yang belum bergabung menjadi member.

Banyak dari mereka yang ingin membeli produk untuk kebutuhan pribadi ataupun bisnisnya dan mencari stokis HNI HPAI terdekat dengan alamat rumahnya agar lebih memudahkan.

Banyak keuntungan lainnya yang bisa didapatkan setelah menjadi Agenstok HNI HPAI, antara lain sebagai berikut :

  • Agenstok HNI dapat menjual produk dari agen HNI dimana saja.
  • Mendapatkan 11% keuntungan untuk SC, 13% untuk DC, 16% untuk AC dan 16% + 3% – 4% untuk BC dari poin penjualan produk.
  • 15-30% keuntungan langsung dari penjualan produk ke konsumen non-agen.
  • Dapat menginput poin penjualan dan mendaftarkan agen baru secara mandiri.
  • Untuk DC, AC dan BC dapat mengaktifkan agen HNI yang ingin mendaftarkan agenstok HNI di bawahnya.
  • Strategi pengembangan bisnis akan menjadi lebih mudah.
  • Mudah mendapatkan produk.

Baca Juga : Mengenal Agenstok HNI Penyedia Produk Halal


Syarat dan ketentuan untuk membuka Halal Mart atau agenstok HNI

Berikut adalah syarat dan ketentuan HNI yang berlaku efektif per 1 Februari 2020 bagi agen/ member yang ingin menjadi agenstok, baik Stock Center (SC), Distribution Center (DC), Agency Center (AC) atau Business Center (BC):

Baca juga:  7 Manfaat Menjadi Agen HNI

1. STOCK CENTER (SC) 11%

  1. Pemohon Sudah Menjadi Agen HNI
  2. Berpangkat minimal AB
  3. Pembelanjaan pertama senilai Rp 10.000.000 dalam 1 invoice
  4. Akumulasi RO STOKIS Selama 4 Bulan minimal Rp 2.000.000. Jika tidak tercapai maka pada bulan berikutnya Status Niaga diturunkan menjadi AB, dan seluruh saldo stok produk otomatis menjadi TP Pribadi yang bersangkutan (termasuk Paket Pendaftaran)
  5. Memiliki tools untuk penggunaan transaksi Online (HSIS)
  6. Memahami dan menjalankan Support System CELLS HNI

Proses Pengajuan

Pemohon dapat melakukan pembelanjaan awal ke Distribution Center (DC), Agency Center (AC) atau Business Center (BC)

Evaluasi SC

  1. Akumulasi Repeat Order (RO) selama 4 bulan minimal 2.000.000
  2. Perhitungan bulan pertama masa evaluasi adalah sebulan setelah aktivasi SC
  3. Mulai bulan kedua evaluasi akan mendapatkan notifikasi apabila RO bulan sebelumnya dibawah rata-rata 500.000
  4. Pada bulan ke-5 apabila tidak tercapai akumulasi RO minimal, HSIS akan dilock otomatis dan dapat berfungsi normal kembali apabila RO minimal sesuai standar
  5. Pada bulan ke-6 apabila tidak ada RO minimal, maka downgrade menjadi agen biasa dengan sisa seluruh produk otomatis jadi TP pribadi
  6. Masih boleh menjadi SC dengan pengajuan seperti awal

Baca Juga : Promo Agenstok HNI 2023 Mulai 5 Juta

2. DISTRIBUTION CENTER (DC) 13%

  1. Pemohon sudah menjadi Agen HNI
  2. Berpangkat minimal Manager (M)
  3. Pembelanjaan pertama senilai Rp 30.000.000 dalam 1 invoice
  4. Akumulasi RO selama 4 Bulan Minimal Rp 15.000.000. Jika tidak terpenuhi maka pada bulan berikutnya down grade menjadi SC.
  5. Memahami dan menjalankan Support System CELLS HNI.

Proses Pengajuan

Pemohon dapat melakukan pembelanjaan awal ke Agency Center (AC) atau Business Center (BC).

Evaluasi DC

  1. Akumulasi Repeat Order (RO) selama 4 bulan minimal 15.000.000
  2. Perhitungan bulan pertama masa evaluasi adalah sebulan setelah aktivasi DC
  3. Mulai bulan kedua evaluasi akan mendapatkan notifikasi apabila RO bulan sebelumnya dibawah rata-rata 3.750.000
  4. Pada bulan ke-5 apabila tidak tercapai akumulasi RO minimal, HSIS akan dilock otomatis dan dapat berfungsi normal kembali apabila RO minimal sesuai standar
  5. Pada bulan ke-6 apabila tidak ada RO minimal, maka downgrade menjadi SC
  6. Masih boleh menjadi DC dengan pengajuan seperti awal

3. AGENCY CENTER (AC) 16%

  1. Pemohon berpangkat Minimal ED
  2. Pembelanjaan pertama senilai Rp 80.000.000 dalam 1 invoice
  3. Menyediakan ruang untuk penjualan dan pelatihan
  4. Stok minimal (lock stok Produk di AC) minimal Rp 15.000.000
  5. Akumulasi RO selama 4 bulan minimal Rp 20.000.000. Jika tidak terpenuhi maka pada bulan berikutnya down grade menjadi DC
  6. Memahami dan menjalankan Support System CELLS HNI
  7. Hanya menjual produk HNI
Baca juga:  5 Peluang Sukses Bisnis HNI dengan Modal Kecil

Proses Pengajuan

  1. Mengisi formulir (download di www.hpaindonesia.net/downloads )
  2. Kirimkan via email ke : agenbaru@hpaindonesia.net
  3. Pemohon yang diluluskan dapat melakukan pembelanjaan awal ke Business Center (BC) terdekat maksimal 15 hari setelah diluluskan.

Evaluasi AC

  1. Akumulasi Repeat Order (RO) selama 4 bulan minimal 20.000.000
  2. Perhitungan bulan pertama masa evaluasi adalah sebulan setelah aktivasi AC
  3. Mulai bulan kedua evaluasi akan mendapatkan notifikasi apabila RO bulan sebelumnya dibawah rata-rata 5.000.000
  4. Pada bulan ke-5 apabila tidak tercapai akumulasi RO minimal, HSIS akan dilock otomatis dan dapat berfungsi normal kembali apabila RO minimal sesuai standar
  5. Pada bulan ke-6 apabila tidak ada RO minimal, maka downgrade menjadi DC
  6. Masih boleh menjadi AC dengan pengajuan seperti awal

4. BUSINESS CENTER (BC) 16% + 3% – 4%

  1. Ditetapkan kelayakannya oleh perusahaan berdasarkan prestasi leader dan jaringannya.
  2. Pengaju telah menjadi Loyal Executive Director (LED).
  3. Belanja perdana Rp150.000.000.
  4. Hanya menjual produk HNI.
  5. Memahami dan mejalankan Support System CELLS HNI.

Proses Pengajuan

  1. Mengisi formulir pengajuan pendirian Business Center HNI.
  2. Mengirimkan formulir via email: mis@hpaindonesia.net.
  3. Pihak kantor pusat akan mem-verifikasi pengajuan BC.
  4. Bagi pemohon yang telah diluluskan menjadi BC maka diarahkan untuk belanja produk senilai Rp150.000.000 dalam 1 invoice ke kantor pusat HNI.
  5. Kantor pusat akan mengirimkan info username dan password HSIS ke BC.

Selain bisa mengajukan SC / DC / AC langsung ke kantor pusat, Anda juga dapat menghubungi mentor Anda untuk mendapatkan bantuan.


Bergabunglah dengan Halal Mart sebagai Agen Stok HNI dan nikmati keuntungan besar dari bisnis herbal berkualitas.

Dengan berbagai potensi keuntungannya, peluang untuk mengajak masyarakat bergabung semakin mudah.

Syarat dan ketentuan yang berlaku sudah jelas, dan Anda bisa memilih Agen Stok yang sesuai dengan pangkat dan kemampuan Anda.

Bergabunglah sekarang untuk memulai perjalanan bisnis Anda yang menguntungkan bersama Halal Mart.

__________________

Larangan Menjual & Membeli Produk HNI di Market Place dan Toko Ritail Non Member

Surat Edaran yang dikeluarkan oleh PT Herba Penawar Alwahida Indonesia Nomor: 003/E-Ed.DIR1/HPAI/03/2022 menyatakan bahwa perusahaan yang telah memiliki SIUP dilarang menjual atau memasarkan barang yang tercantum dalam SIUP melalui saluran distribusi tidak langsung dan online marketplace berdasarkan Pasal 51 huruf j Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perdagangan

Selain itu, Kementerian Perdagangan juga telah mengeluarkan Surat Nomor 434/PDN.2/SD/08/2020 tanggal 27 Agustus 2020 yang mengatur tentang pelarangan penjualan langsung di platform online. Selengkapnya..

Sumber referensi

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!
Whatsapp
Daftar Member dan Order Produk Hubungi Kami